Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

KULMINASI PENDERITAAN

KULMINASI PENDERITAAN Ditengah-tengah masyarakat kontemporer yang telah didominasi oleh mereka yang berjenis kelamin laki-laki hingga regulasi cenderung determinasi patriarki, bahkan dalam pergaulan pun sangat vulgar dengan sifat maskulin yang mengucilkan tanpa mempertimbangkan hak-hak perempuan. Stigmatisasi bahwa perempuan adalah anak yang bertubuh besar tapi otaknya tak berisi, seperti di dalam tradisi masyarakat Yahudi, yang selalu mengucap syukur karena tidak terlahir sebagai seorang perempuan dan seorang budak. Tidak ada sedikit pun pujian bagi kaum perempuan?? Bukankah ketika NAZI (partai politik) menguasai Jerman, dengan totalitarian Hitler, mempropaganda, memobilisasi, membungkam rakyat. Dengan totalitas membakar buku-buku yang dianggap merusak dan tidak sesuai dengan cita-cita pemerintahannya, namun seorang perempuan yang katanya tak berisi otak itu berdiri kokoh, dengan kritikan tajam dapat menumpas kedokteran Hitler. Dialah Hannah Arendt, sosok feminis yang tak pern...